Technology, OS

Buffering Lancarkan Aktivitas Streaming

Streaming | Jika streaming video dan audio merupakan makanan sehari-hari, buffering pasti menjadi istilah yang akrab di telinga Anda. Saat sedang asyik menonton live TV atau episode drama Korea kesayangan di YouTube atau aplikasi STRIM, tiba-tiba pertunjukan pun berhenti dan digantikan dengan 6 lingkaran kecil yang berputar-putar di tengah monitor. Pernah mengalami kejadian seperti ini, kan? Secara sederhana, kondisi dimana data berhenti sementara untuk ditransmisikan inilah yang Anda kenal dengan istilah buffering, yang membuat Anda menggerutu tidak sabar. Walaupun membuat para pengguna internet geregetan, buffering sebenarnya adalah sebuah proses untuk melancarkan aktivitas streaming Anda. Nah, untuk itu, simak penjelasan di bawah ini demi menambah wawasan mengenai apa itu buffering serta penyebabnya sehingga Anda tidak lagi merasa jengkel ketika harus menunggu prosesnya selesai.

Sepintas, buffering terlihat seperti proses loading ketika Anda mengakses laman tertentu di internet. Perbedaanya adalah buffering biasanya terjadi waktu Anda melakukan streaming video, audio, atau aplikasi real time lainnya; loading terjadi saat Anda membuka laman web. Buffering merupakan proses penyimpanan kelebihan data yang diterima streaming client karena kecepatan penerimaan yang melampaui batas. Pengertian buffering lainnya adalah keadaan ketika streaming media player menyimpan potongan streaming media file ke dalam local storage untuk nantinya ditampilkan kembali. Intinya, proses ini bertujuan untuk mengumpulkan data yang dikirim oleh server kepada host. Jika data terkumpul sesuai jumlah yang diperlukan, tidak lebih atau kurang, aplikasi real time akan segera mengolahnya menjadi gambar dan suara, dan Anda dapat menikmati film dan lagu tanpa hambatan. Buffering juga sangat mungkin terjadi di tengah-tengah proses tampilan yang disebabkan ketidaksesuaian jumlah bandwith yang tersedia dengan yang diharuskan.

Jika buffering adalah sebuah proses penyimpanan data yang diterima, maka kita juga memiliki istilah buffer. Buffer berisi data yang disimpan sementara, biasanya dalam memori komputer (RAM). Tujuan dari buffer ini adalah untuk menyimpan data sebelum digunakan. Misalnya, ketika Anda mengunduh sebuah lagu dari internet, biasanya browser akan men-download 20% dulu dari keseluruhan file, kemudian mengaktifkannya. Saat file diaktifkan itulah browser akan mengunduh data yang tersisa secara terus-menerus dan menyimpannya dalam buffer. Pengaktifan file dari buffer dan tidak langsung dari internet memperkecil kemungkinan lagu atau video yang Anda tonton berhenti di tengah jalan ketika terjadi kemacetan jaringan.
Buffering ternyata juga berguna untuk meningkatkan performa gadget Anda. Kebanyakan hard disk memanfaatkan buffer agar dapat mengakses data di dalam disk dengan lebih efisien. Program-program yang terinstall dalam komputer pun menggunakan buffer untuk menyimpan data ketika program sedang berjalan. Tanpa buffer, fungsi gadget akan sangat tidak efisien dan pastinya Anda harus lebih sabar menunggu aplikasi berjalan dengan lancar.

Incoming search terms:

  • ukuran buffer untuk log android
  • arti buffer log
  • pilih ukuran buffer log
  • pungsi ukuran Log buffer
  • ukuran buffer untuk log
  • untuk ukuran bufer log
Previous post

5 Aplikasi Android Menarik

Next post

Sudah Coba Aplikasi Baru dari YouTube?

admin

admin

No Comment

Leave a reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × two =