News

Nokia Ganti Nama Jadi Microsoft Mobile Oy

Nokia Ganti Nama Jadi Microsoft Mobile Oy – Setelah resmi diakuisisi oleh Microsoft, publik mulai dikejutkan dengan beberapa kabar dari Nokia. Salah satu produsen ponsel yang sukses merajai pasar gadget selama 1 dekade itu kini tidak lagi menggunakan nama Nokia sebagai merek dagangnya. Seperti dituliskan situs Forbes, Nokia kini akan menggunakan nama Microsoft Mobile Oy sebagai pengganti brand di beberapa sektor bisnis barunya.

Selain mendapatkan nama baru, ada kabar yang menyebutkan jika Nokia kini sudah tidak lagi memproduksi ponsel. Salah satu petinggi dari Microsoft mengungkapkan jika ke depannya Nokia hanya difokuskan pada 3 sektor bisnis saja, yakni Here Maps, Nokia Solution and Networks, dan Advanced Technologies.

Di sisi lain, untuk masalah merek dagang, Microsoft masih belum mengabarkan brand apa yang akan menggantikan Nokia. Mereka beranggapan jika saat ini Nokia sudah punya brand yang tidak diragukan lagi popularitasnya, sehingga untuk penggantian merek pihaknya perlu memilih nama yang tepat untuk perangkat pengganti Nokia. Meski saat ini mereka masih menggunakan nama Nokia sebagai merek dagang, Microsoft menekankan jika hal itu hanyalah sementara.

Namun  tampaknya Microsoft masih belum puas dengan rombakan yang diterapkan pada Nokia. Beberapa waktu lalu setelah Nokia resmi menggunakan nama Microsoft Mobile Oy sebagai divisi perangkat, ternyata perusahaan itu juga akan dipimpin oleh CEO baru, yakni Rajeev Suri. Dengan pengalamannya di bidang pengelolaan bisnis, Suri akan membuka jalan baru untuk 3 sektor bisnis yang dimiliki Microsoft Mobile Oy.

Dari kabar terbaru yang ada, kemungkinan besar beberapa ponsel seri Nokia tidak lagi diproduksi oleh perusahaan. Nokia X Android dan Nokia Asha tidak akan lagi diproduksi oleh Microsoft, dan pembuatan perangkat mobile hanya dipusatkan pada Lumia Windows Phone. Pihak Microsoft sendiri telah memberikan pengumuman jika pengguna Nokia Asha dan Nokia X Android masih tetap mendapatkan garansi dari akuisisi perangkat ini. Mereka berharap agar pengguna tidak merasa dirugikan pasca proses pengalihan pemilik yang dilakukan Nokia dan Microsoft.

Previous post

Samsung Akan Luncurkan Headphone dan Audio Device

Next post

Akibat Melanggar Hak Paten, Samsung Didenda 1.37 Triliun

admin

admin

No Comment

Leave a reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 − two =