News

Project Ara, Ponsel Unik Dari Motorola

Project Ara, Ponsel Unik Dari Motorola

Project Ara, Ponsel Unik Dari Motorola – Ini dia gadget yang bisa dibilang paling beda di antara smartphone masa kini. Perbedaan yang dimilikinya juga bukanlah dari spesifikasi software atau hardware saja, tapi lebih menjurus ke arah tampilan body-nya. Dengan nama produk Project Ara, pada Senin (28/10) lalu Google bersama dengan Motorola telah mengumumkan perihal keunikan dari gadget terbaru itu.

Secara kasat mata, ponsel satu ini memang tampak biasa saja. Tapi tahukah Anda jika ponsel ini ternyata bisa  dibongkar pasang oleh penggunanya? Seperti yang dituliskan Motorola di blog resminya, mereka memberikan kebebasan kepada para pengguna smartphone Ara Project untuk ‘membongkar’ platform smartphone modular ini. Hal tersebut juga dibarengi dengan penjelasan tentang “endoskeleton” dalam smartphone ini dan modul yang dibuat oleh developer dan perusahaan lain.

Di bagian pertama modul ini, perancang dari Kit akan menjelaskan mengenai “sometime this winter” yang bisa meningkatkan prospek penjualan Project Ara pada 2014 mendatang. Untuk mendukung hal tersebut, Motorola pun sudah merekrut beberapa orang yang untuk menjadi “Scout Ara” dari ponsel ini. Dalam hal ini tugas mereka adalah membantu pengujian perangkat yang dari punya kemiripan dengan Google’s Glass Explorer ini.

Pemimpin dari proyek ini, Paul, sendiri juga memberikan keterangan mengenai tujuan diproduksinya Project Ara ini. Seperti disadur dari situs TheGuardian, pihak Motorola sebetulnya ingin menciptakan ‘kedekatan’ yang lebih baik antara pengguna , developer, dan juga smartphone yang digunakannya lewat Project Ara. Selain itu, Motorola juga memberikan paparan tentang tampilan, kemampuan yang dimiliki, biaya yang perlu dikeluarkan, dan juga seberapa lama produk ini harus disimpan.

Sebetulnya, perancangan dan pengujian dari handset satu ini sudah berjalan lebih dari 1 tahun, dan hampir 6 bulan di dalamnya dihabiskan untuk merancang komponen, desain, dan juga teknologi pencetakan 3D terbaru untuk smartphone ini. Project  Ara memang bukan  smartphone modular pertama dalam hal ini. Tapi pihak dari Motorola sendiri sudah mengatakan jika akan membuat produk yang seperti demikian dengan Dave Hakkens, pemilik dari Phonebloks, yang mana akan lebih megutamakan penggantian dan perbaikan dari smartphone ini.

Pihak pembuat sendiri sudah mengatakan jika perancangan dari gadget ini sudah  dilakukan secara terbuka dan melibatkan salah satu komunitas di dalamnya. Sebetulnya pembanding sekaligus acuan dari sistem yang ada di ponsel ini sama dengan Modu, salah satu start up asal Israel. Dan untuk produk tersebut pembuatannya sudah dihentikan sejak 2011 lalu. Rencananya Google sendiri akan mengakuisi teknologi dan sistem yang ada di dalam Modu untuk diadaptasi ke dalam Ara Project pada akhir tahun ini.

Lantas, bagaimana hasil akhir dari ponsel pintar modular ini? Kita nantikan saja kabar selanjutnya dan tanggal peluncurannya dari Project Ara.

Previous post

Twitter Sediakan Fitur Video dan Image Preview di Android

Next post

Google Wallet Tak Hanya Untuk Nexus 5

admin

admin

No Comment

Leave a reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five + nine =